Sejak beberapa tahun silam, isu tentang kosmetik yang mengandung zat kimia berbahaya telah berkembang di media konvensional maupun digital. Dari sejumlah jenis kosmetik yang biasa digunakan wanita, lipstik juga menjadi produk kecantikan yang tidak luput dari ancaman zat beracun yang berbahaya bagi tubuh jika digunakan dalam keseharian.

Oleh karena itu, Anda sebagai wanita harus memilih lipstik yang aman agar tidak membahayakan kesehatan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan untuk memilih lipstik yang aman digunakan.

Cermati informasi yang tertera pada kemasan

Produk kosmetik yang aman selalu memuat informasi-informasi penting pada kemasannya. Untuk itu, hal pertama yang perlu Anda cermati saat pertama kali membeli produk kosmetik—termasuk lipstik—adalah labelnya.

Label jelas dan lengkap yang telah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta telah melalui uji klinis di laboratorium, biasanya mencantumkan nama produk, nomor izin edar, kode produksi, nama dan alamat produsen atau distributor, netto, komposisi, dan tanggal produksi, serta tanggal kedaluwarsa.

Informasi penting lain yang harus tertera pada kemasan lipstik yang aman adalah bahan-bahan yang digunakan. Jangan lupa juga untuk memeriksa nomor seri izin edar yang sudah didaftarkan secara resmi di BPOM.

Adapun Izin edar resmi memiliki format berikut: POM N + Kode Benua (A sampai dengan E) dan diikuti oleh sebelas digit notifikasi produk.

Waspadai produk lipstik impor yang tidak mencantumkan informasi-informasi penting di atas pada kemasannya, serta memuat informasi yang tidak diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.

Selain memperhatikan informasi yang tertera pada kemasan, perhatikan pula kemasannya. Jika segel terbuka atau kemasan rusak, besar kemungkinan lipstik di dalamnya sudah terkontaminasi bakteri atau zat berbahaya lain. Jadi, lebih baik tidak usah dipakai, ya, ladies..

Lihat kandungan bahan-bahan dan formula yang digunakan

Poin paling penting untuk mengecek apakah lipstik Anda aman atau tidak adalah dengan melihat bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Kenali terlebih dahulu bahan-bahan yang bisa membuat alergi jika Anda memiliki kulit bibir sensitif.

Lipstik dengan komposisi natural yang terdiri dari bahan-bahan alami lebih aman daripada lipstik berbahan utama kimia. Madu atau daun mint yang digunakan dianggap baik bagi kesehatan dan bisa mempercantik bibir Anda.

Tidak hanya itu, kandungan tersebut juga membantu bibir tetap terlihat segar dan sehat. Zat warna alami yang termasuk dalam cosmetic grade dan pharmacy grade juga aman digunakan.

Kenapa sih kita harus sangat memperhatikan komposisi lipstik yang dipakai? Alasan utamanya adalah untuk menghindari zat-zat berbahaya yang tidak diinginkan masuk ke dalam tubuh.

Karena lipstik digunakan di bibir, bisa saja—dalam keadaan tidak sengaja—ada kandungan lipstik berbahaya yang terjilat atau tertelan. Jika hal tersebut terjadi, kesehatan Anda menjadi taruhannya. Untuk itu pilihlah lipstik aman yang mengandung bahan natural sehingga jika tertelan pun tidak akan bermasalah bagi kesehatan.

Perhatikan warna lipstik

Daya tarik utama dari lipstik adalah warnanya. Namun, Anda jangan asal tertarik dengan warna yang mencolok atau terlalu terang. Sebelum mencoba lipstik langsung pada bibir, cobalah mengoleskan lipstik pada kulit di bagian ujung jari.

Jika goresan warna yang dihasilkan tidak sama dengan warna pada batang lipstik, maka Anda patut waspada. Ketidaksesuaian warna menandakan jika lipstik tersebut mengandung berbahaya seperti merkuri atau pewarna sintetis.

Meski demikian, Anda tak perlu khawatir jika sudah telanjur membeli lipstik berbahan natural tetapi warnanya tidak sesuai dengan warna yang dihasilkan pada bibir. Hal ini mungkin saja disebabkan karena warna dalam lipstik natural tersebut dihasilkan dari bahan-bahan alami yang padanan warnanya belum tersedia pada cosmetic grade atau pharmacy grade.

Anda juga harus memperhatikan palet warna dari lipstik pilihan Anda. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa semakin gelap warna sebuah lipstik, maka semakin banyak timah yang terkandung di dalamnya. Pilihlah warna-warna yang lebih terang supaya bisa mengurangi risiko kesehatan yang ditimbulkan dari campuran timah berlebih pada lipstik.

Waspadai lipstik yang berbau tajam

Selain warna lipstik, hal lain yang perlu diperhatikan untuk mengecek keamanan lipstik adalah bau dan rasanya. Lipstik yang aman tidak berbau dan tidak berasa. Sebaliknya, jika lipstik berbau tajam atau memiliki rasa tertentu saat pakai pada bibir, ada kemungkinan lipstik itu mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Lebih baik jangan digunakan.   

Itulah empat poin penting yang bisa Anda gunakan untuk mengecek keamanan lipstik Anda. Lipstik dan kosmetik lain memang tidak bisa dipisahkan dari campuran bahan kimia dalam proses pembuatannya. Namun, jika kita memilih lipstik yang tepat— dengan kandungan bahan kimia paling minimum dan tidak membahayakan,  ancaman kesehatan yang ditimbulkan dari penggunaan lipstik bisa dikurangi.